Tugas Kelompok
Makalah Praktikum Osmosis dan Difusi
Pembimbing :
Ana Lestari Dewi
Oleh
Kelompok : Anggun Oktaviani
Dwi
Wulandari
Pungki
Salu Widiawati
Riftah
Janahsari
M.
Fadhlu Tamam Sz.
BAB I (PENDAHULUAN)
A. Latar Belakang
A. Latar Belakang
Kita
mengadakan praktikum osmosis dan difusi ini bukan hanya sekedar ingin
mendapatkan nilai yang tinggi atau tanpa manfaat apa-apa, tetapi kita
mengadakan ini semata-mata atas kesadaran diri kita masing-masing, bahwa kita
adalah makhluk yang lemah dan tak punya daya kekuatan apa-apa dihadapan Allah
Swt. Maka karena latar belakang itulah kita mengadakan praktikum ini untuk
menambah pengetahuan dan wawasan kita terhadap segala sesuatu yang diciptakan
oleh Allah Swt.
B. Tujuan Praktikum
Kita
mengadakan praktikum ini bertujuan agar kita lebih mengetahui seluk beluk dunia
biologi terutama mengenai transpor molekul, baik yang pasif maupn yang aktif.
BAB II (LANDASAN TEORI)
·
Transpor
Molekul :
Perpindahan zat
(molekul) dari dalam dan dari luar.
a)
Transpor
Pasif :
Perpindahan yang
terjadi melalui membran semi permiabel atau selektif permiabel tanpa memerlukan
ATP.
1.
Osmosis :
Perpindahan zat dari
yang lebih rendah (hipotonik) ke konsentrasi yang lebih tinggi (hipertonik)
sehingga terjadi perubahan volume.
2.
Difusi :
Perpindahan zat dari
yang konsentrasi lebih tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah sehingga terjadi
keseimbangan molekul (isotonik)
3.
Difusi
Terfasilitasi :
Pengertiannya sama dengan difusi yang
biasa, hanya saja prosesnya dibatu oleh protein.
BAB
III (METODE PENELITIAN)
A.
Tempat
dan waktu praktikum
Hari senin
tanggal 2 September 2013 di Kelas XI Yayasan Pendidikan Islam Al-Layyinah.
B.
Alat
dan bahan praktikum
1.
Gelas
plastik ( 4 Buah )
2.
Air
gula
3.
Air
garam
4.
Cangkang
telur ( yang sudah dibersihkan ) 2
buah
5.
Kentang
mentah (ukuran 2x 2 x2 cm) 2 buah
C.
Cara
Kerja
1.
Isi
2 buah gelas plastik dengan air biasa ( ¾ V ).
2.
Isi
cangkang telur I dengan air gula ( ½ volume cangkang ) kemudian letakkan di
gelas yang berisi air biasa.
3.
Isi
cangkang telur II dengan air garam ( ½ volume cangkang ) emudian letakkan di
gelas yang berisi air biasa.
4.
Isi
gelas plastik ketiga dengan air gula ( ¾ volume gelas ) kemudian masukan satu
potong kentang.
5.
Isi
gelas plastik keempat dengan air garam ( ¾ volume gelas ) kemudian masukan satu
potong kentang.
6.
Amati
perubahan pada masing-masing objek, hal yang harus diamati:
·
Posisi
cangkang telur ( mengapung, melayang atau tenggelam )
·
Kondisi
air ( mengelembung atau tidak )
·
Kondisi
kentang ( membesar, mengecil atau tidak terjadi perubahan )
BAB
IV (PEMBAHASAN)
A.
Hasil Praktikum
Bahan
|
Waktu
|
Gula
|
Garam
|
Kentang
|
Awal
|
-
|
-
|
5 Menit
|
- Belum terlihat perubahannya
|
- Belum terlihat perubahannya
|
|
10 Menit
|
- Airnya
berkurang
|
- Warnanya
berubah menjadi agak putih
|
|
30 Menit
|
- Mulai sedikit
bergelembung
|
- Warnanya
semakin terlihat putih
- Airnya
berkurang sedikit
|
|
45 Menit
|
- Gelembung
yang muncul semain banyak
|
- Hampir
seluruh bagian kentang menjadi putih
|
|
60 Menit
|
- Tekstur
kentang menjadi lebih keras
|
- Tekstur
kentang mnjadi lebih lunak
|
|
Cangkang
Telur
|
Awal
|
-
|
-
|
5 Menit
|
-
|
-
|
|
10 Menit
|
- Air gula
yang terdapat pada cangkang, terlihat merembes keluar.
- Volume
airnya bertambah.
-
Cangkangnya terlihat membesar.
|
- Volume air
bertambah.
- Terlihat
sedikit warna kuning di air.
|
|
30 Menit
|
- Mulai
muncul beberapa gelembung.
- Air gula
yang merembes semakin banyak.
|
- Mulai
muncul gelembung.
|
|
45 Menit
|
-
|
-
|
|
60 Menit
|
- Warna
cangkangnya menjadi lebih bersih.
- Bau amis
telur masih tercium.
|
- Warna
cangkangnya menjadi lebih kotor.
- Bau amis
sudah tidak tercium.
|
B.
Analisis
Data
Dari hasil percobaan
ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa
:
·
Dalam
kurun waktu 5 menit pertama, belum ada perubahan yang signifikan.
·
Terjadinya
proses osmosis yaitu ketika air gula yang berada pada dalam cangkang telur
(berkonsentrasi tinggi) berpindah ke air biasa pada gelas plastik
(berkonsentrasi rendah).
·
Air
gula dapat membuat tekstur kentang menjadi lunak sedangkan air garam membuatnya
menjadi keras.
·
Air
gula dan air garam dapat merembes melalui celah-celah yang terdapat pada
cangkang telur.
·
Air
gula membat cangkang telur terlihat lebih bersih sedangkan air garam
sebaliknya.
·
Air
gula dapat membuat lebih banyak gelembung dibandingkan air garam.
·
Air
garam membuat warna kentang menjadi lebih putih, sedangkan air gula tidak.
BAB
V (KESIMPULAN)
A.
Kesimpulan
Dari hasil pengamatan kita dalam
praktikum kali ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa banyak sekali
peristiwa-peristiwa osmosis ataupun difusi yang terjadi disekitar kita tanpa
kita sadari, praktikum ini juga membuat kita lebih bersyukur atas segala
karunia yang Allah berikan kepada kita sehingga kita dapat mempelajari ini
semua.
B.
Saran
Semoga praktikum ini bermanfaat bagi
kita semua dan kita pun dapat mengambil pelajarannya, tak lupa, semoga di lain
waktu kita dapat kembali melakukan praktikum yang pastinya dengan materi yang
lebih seru dan menyenangkan.