Jumat, 13 September 2013

Laporan hasil praktikum difusi osmosis


Tugas Kelompok

Makalah Praktikum Osmosis dan Difusi


Pembimbing           :       Ana Lestari Dewi
Oleh Kelompok     :       Anggun Oktaviani
                                        Dwi Wulandari
                                        Pungki Salu Widiawati
                                        Riftah Janahsari 
                                        M. Fadhlu Tamam Sz.
BAB I (PENDAHULUAN)
A. Latar Belakang
Kita mengadakan praktikum osmosis dan difusi ini bukan hanya sekedar ingin mendapatkan nilai yang tinggi atau tanpa manfaat apa-apa, tetapi kita mengadakan ini semata-mata atas kesadaran diri kita masing-masing, bahwa kita adalah makhluk yang lemah dan tak punya daya kekuatan apa-apa dihadapan Allah Swt. Maka karena latar belakang itulah kita mengadakan praktikum ini untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita terhadap segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah Swt.

B. Tujuan Praktikum
Kita mengadakan praktikum ini bertujuan agar kita lebih mengetahui seluk beluk dunia biologi terutama mengenai transpor molekul, baik yang pasif maupn yang aktif.















BAB II (LANDASAN TEORI)

·        Transpor Molekul          :
Perpindahan zat (molekul) dari dalam dan dari luar.

a)     Transpor Pasif     :
Perpindahan yang terjadi melalui membran semi permiabel atau selektif permiabel tanpa memerlukan ATP.
1.     Osmosis      :
Perpindahan zat dari yang lebih rendah (hipotonik) ke konsentrasi yang lebih tinggi (hipertonik) sehingga terjadi perubahan volume.
2.     Difusi                   :
Perpindahan zat dari yang konsentrasi lebih tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah sehingga terjadi keseimbangan molekul (isotonik)
3.     Difusi Terfasilitasi :
Pengertiannya sama dengan difusi yang biasa, hanya saja prosesnya dibatu oleh protein.

BAB III (METODE PENELITIAN)

A.           Tempat dan waktu praktikum
Hari senin tanggal 2 September 2013 di Kelas XI Yayasan Pendidikan Islam Al-Layyinah.

B.            Alat dan bahan praktikum
1.    Gelas plastik  ( 4 Buah )
2.    Air gula
3.    Air garam
4.    Cangkang telur        ( yang sudah dibersihkan ) 2 buah
5.   Kentang mentah (ukuran 2x 2 x2 cm) 2 buah

C.            Cara Kerja
1.    Isi 2 buah gelas plastik dengan air biasa ( ¾ V ).
2.    Isi cangkang telur I dengan air gula ( ½ volume cangkang ) kemudian letakkan di gelas yang berisi air biasa.
3.    Isi cangkang telur II dengan air garam ( ½ volume cangkang ) emudian letakkan di gelas yang berisi air biasa.
4.    Isi gelas plastik ketiga dengan air gula ( ¾ volume gelas ) kemudian masukan satu potong kentang.
5.    Isi gelas plastik keempat dengan air garam ( ¾ volume gelas ) kemudian masukan satu potong kentang.
6.    Amati perubahan pada masing-masing objek, hal yang harus diamati:
·       Posisi cangkang telur ( mengapung, melayang atau tenggelam )
·       Kondisi air ( mengelembung atau tidak )
·       Kondisi kentang ( membesar, mengecil atau tidak terjadi perubahan )

BAB IV (PEMBAHASAN)
A.                       Hasil Praktikum
Bahan
Waktu
Gula
Garam


Kentang
Awal
-
-
5 Menit
- Belum terlihat    perubahannya
- Belum terlihat perubahannya
10 Menit
- Airnya berkurang
- Warnanya berubah menjadi agak putih
30 Menit
- Mulai sedikit bergelembung
- Warnanya semakin terlihat putih
- Airnya berkurang sedikit
45 Menit
- Gelembung yang muncul semain banyak
- Hampir seluruh bagian kentang menjadi putih
60 Menit
- Tekstur kentang menjadi lebih keras
- Tekstur kentang mnjadi lebih lunak


Cangkang Telur
Awal
-
-
5 Menit
-
-
10 Menit
- Air gula yang terdapat pada cangkang, terlihat merembes keluar.
- Volume airnya bertambah.
- Cangkangnya terlihat membesar.
- Volume air bertambah.
- Terlihat sedikit warna kuning di air.
30 Menit
- Mulai muncul beberapa gelembung.
- Air gula yang merembes semakin banyak.
- Mulai muncul gelembung.
45 Menit
-
-
60 Menit
- Warna cangkangnya menjadi lebih bersih.
- Bau amis telur masih tercium.
- Warna cangkangnya menjadi lebih kotor.
- Bau amis sudah tidak tercium.




B.                        Analisis Data
Dari hasil percobaan ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa :
·       Dalam kurun waktu 5 menit pertama, belum ada perubahan yang signifikan.
·       Terjadinya proses osmosis yaitu ketika air gula yang berada pada dalam cangkang telur (berkonsentrasi tinggi) berpindah ke air biasa pada gelas plastik (berkonsentrasi rendah).
·       Air gula dapat membuat tekstur kentang menjadi lunak sedangkan air garam membuatnya menjadi keras.
·       Air gula dan air garam dapat merembes melalui celah-celah yang terdapat pada cangkang telur.
·       Air gula membat cangkang telur terlihat lebih bersih sedangkan air garam sebaliknya.
·       Air gula dapat membuat lebih banyak gelembung dibandingkan air garam.
·       Air garam membuat warna kentang menjadi lebih putih, sedangkan air gula tidak.















BAB V (KESIMPULAN)
A.                       Kesimpulan
Dari hasil pengamatan kita dalam praktikum kali ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa banyak sekali peristiwa-peristiwa osmosis ataupun difusi yang terjadi disekitar kita tanpa kita sadari, praktikum ini juga membuat kita lebih bersyukur atas segala karunia yang Allah berikan kepada kita sehingga kita dapat mempelajari ini semua.

B.                        Saran
Semoga praktikum ini bermanfaat bagi kita semua dan kita pun dapat mengambil pelajarannya, tak lupa, semoga di lain waktu kita dapat kembali melakukan praktikum yang pastinya dengan materi yang lebih seru dan menyenangkan.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar